6 Cara Mengembalikan File Terhapus Permanen dengan Mudah

Mengembalikan File Terhapus Permanen – gethumanoid.com. Saat menggunakan perangkat macam laptop atau PC, Anda mungkin pernah secara tidak sengaja menghapus sejumlah file penting entah itu tugas sekolah atau pekerjaan.

Namun jangan khawatir karena ada sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan dokumen tersebut. Mengembalikan file terhapus permanen sebenarnya cukup variatif, bukan hanya melalui Recycle Bin saja.

Sebenarnya, perangkat laptop atau komputer memiliki banyak jaring pengaman untuk melindungi data penggunanya, sehingga tidak serta merta hilang saat Anda menekan “Delete”. File tersebut masih bisa diselamatkan jika belum overwrite pada hardisk.

Cara Mengembalikan File Yang Terhapus Permanen

Cara Mengembalikan File Terhapus dengan Mudah

Untuk mengembalikan file terhapus permanen memang ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Silahkan untuk menggunakan cara yang dirasa paling mudah dan cepat. Berikut prosedur yang bisa untuk melakukannya.

Recycle Bin

Recycle Bin adalah tempat penyimpanan utama untuk file yang baru saja dihapus. Media ini adalah pengembalian paling sederhana dan paling pertama diperiksa ketika secara tidak sengaja menghapus dokumen. Seluruh file terhapus bisa ditemukan di sini. Berikut ini langkahnya:

  • Klik “Recycle Bin” pada kolom pencarian windows atau langsung klik dua kali jika terdapat pada layar desktop.
  • Pilih file untuk dikembalikan atau klik kata kunci pada kolom pencarian di pojok kanan atas.
  • Klik kanan kursor pada file dan pilih “Restore”.
  • Selesai.

Sampai di tahap ini maka dokumen tadi akan kembali ke tempat semula, Anda tinggal membuka folder penyimpanan sebelumnya.

Baca : 2 Cara Reset HP OPPO ke Pengaturan Pabrik dengan Mudah

Backup dan Restore

Backup and Restore merupakan program bawaan Windows Vista sekaligus versi Microsoft Windows terbaru dan memang ditujukan sebagai program pemulihan cadangan file.

Sistem operasi ini akan bekerja dengan cara memulihkan citra sistem sekaligus memperbaiki jika terdapat kerusakan, infeksi malware hingga kegagalan sistem pada harddisk drive. Untuk menggunakannya berikut tutorialnya:

  • Buka Windows.
  • Pilih “Settings”.
  • Pilih “Update & Security”.
  • Scroll ke samping dan pilih “Backup”.
  • Pilih “Add a Drive” pada menu “Bacup using file history” lalu pilih drive mana saja yang ingin di-backup.
  • Aktifkan “Automatically backup my files” untuk pengamanan secara otomatis.
  • Selesai.

Jika ingin mengembalikan dokumen hilang atau terhapus sebelumnya, cukup dengan membuka menu “Restore file with file history”, buka kolom pencarian dan ketika nama dokumen tersebut.

Restore Previous Version

Restore Previous Version merupakan sejenis salinan file atau folder buatan Windows Backup dan bekerja secara otomatis untuk menyimpan karena termasuk dalam Restore Point.

Sebagai langkah penggunaan, tutorial di bawah ini diperuntukkan bagi pengguna Windows 7, 8 dan 10. Namun sebelum itu, pastikan Anda sudah mengaktifkan File History lebih dulu.

  • Buka folder tempat file terhapus disimpan.
  • Klik kanan dan pilih “Restore Previous Version”.
  • Pilih nama file yang akan di-restore.
  • Selesai.

Prosedur ini termasuk yang paling sederhana untuk dilakukan, namun pastikan kesesuaian versi pada perangkat Anda.

Command Prompt

Berbeda dengan ketiga media sebelumnya, Command Prompt bisa digunakan jika beberapa langkah di atas tidak bekerja. Sebelum itu, gunakan fitur Windows berupa Command Prompt atau CMD. Berikut ini langkahnya:

  • Buka CMD di kolom pencarian/search.
  • Klik kanan dan pilih “Run as Administrator”.
  • Ketik “chksdsk x:/f”, ganti huruf “x” dengan lokasi drive yang telah di-backup.
  • Tunggu proses recovery.
  • Selesai.

Supaya hasil pengembalian optimal, pastikan Anda tidak melakukan kegiatan apapun pada perangkat semisal browsing atau membuka file lain untuk dikerjakan. Biarkan perangkat bekerja dengan satu fokus kerja untuk sementara waktu.

6 Cara Mengembalikan File Yang Terhapus Permanen Dengan Mudah

Mengembalikan File Terhapus dengan Aplikasi Pihak Ketiga

Jika beberapa cara tersebut masih tidak bisa, cobalah menggunakan aplikasi pihak ketiga sebagai software utama. Memang, cara ini akan lebih rumit dan membutuhkan ruang tambahan untuk download dan install aplikasi.

Namun, kapasitas dari beberapa aplikasi pihak ketiga restore terbilang ringan jadi tidak akan terlalu memberatkan perangkat. Sebagai referensi, Anda bisa menggunakan daftar aplikasi di bawah ini:

Recuva

Recuva adalah software dengan fungsi utama untuk menyelamatkan dan mengembalikan file terhapus, tak hanya itu sistem operasinya juga membantu memperbaiki file rusak baik seperti semula.

Jika kesulitan menemukan dokumen, Recuva juga mempunyai sistem pemindaian tingkat lanjut guna menemukan jejak dokumen terhapus. Ada dua versi bisa Anda gunakan yakni gratis dan pro.

Baca : Cara Memperkecil Ukuran Foto dengan Laptop dan Android

Stellar Data Recovery

Berikutnya ada Stellar Data Recovery yang dapat digunakan secara gratis maupun berbayar pada beberapa level antara standar, profesional hingga premium. Tak hanya dokumen data, tools ini juga mampu memperbaiki format lain macam foto, video, audio dan sebagainya.

Selain kedua aplikasi ini, sebenarnya ada banyak program sejenis seumpama Advanced Disk Recovery, MiniTool Power Data, Disk Drill, Data Recovery, UnDeleteMyFIle dan banyak lagi.

Anda tidak harus berpatok pada dua jenis aplikasi di atas saja. Untuk menggunakannya, Anda bisa memastikan jika file terhapus atau perangkat tidak terkena serangan virus ataupun malware.

Rekomendasi lain adalah pastikan jenis website yang digunakan untuk unduh sudah menggunakan sertifikat SSL. Sertifikat ini menjamin jika website tersebut aman dan menghindarkan Anda dari risiko lain.

Untuk melihatnya cukup mudah, dengan memperhatikan logo gembok atau pada protokol HTTPS di awal URL.

Beberapa cara di atas bisa Anda pilih sesuai urutannya, artinya cobalah untuk memeriksa dokumen terhapus dari media penyimpanan paling standar yakni Recycle Bin. Jika tidak bekerja barulah pengguna bisa menggunakan cara berikutnya.

Penggunaan aplikasi pihak ketiga adalah alternatif terakhir jika, sistem bawaan yang dicoba tidak membuahkan hasil.

Pahami setiap kemungkinan dokumen terhapus tanpa Anda sadari, karena ada kemungkinan perangkat diserang oleh virus. Apabila terjadi, ketimbang mengembalikan file terhapus permanen akan lebih baik untuk membersihkan perangkat lebih dahulu.

Tinggalkan komentar